Nama : Muhamad Yunus
|
REMOTE
|
Nama Guru : Rahmat Sukma W
|
Kelas : XII TKJ 1
|
Mapel : Adminjar
|
|
SMKN 1 Cihampelas
|
||
Tanggal : 13-08-2016
|
DAFTAR ISI :
I. DASAR TEORI
II.
ALAT
& BAHAN
III.
KESELAMATAN
KERJA
IV.
GAMBAR
& LANGKAH KERJA
V.
KESIMPULAN
VI.
REFERENSI
I. DASAR TEORI
Secara
definisi, remote server adalah server yang Anda akses sebagai bagian dari
proses client tanpa membuat koneksi terpisah, berbeda ataupun langsung. Anda
memanggil remote prosedur sama dengan mengambil local prosedur, perbedaannya
hanyalah anda harus menambahkan nama prosedur dengan nama server. Berikut beberapa
kegunaan remote server:
1) Mengendalikan
komputer server, misalnya untuk mengakses hal yang diperlukan.
2) Mematikan
komputer server dari jarak jauh.
3) Menghidupkan
ulang komputer server / restart dari jarak jauh.
4) Membantu
client memecahkan masalah dari jarak jauh.
5) Sharing
resource dari jarak jauh.
Beberapa
aplikasi untuk meremote server telah banyak berkembang. Salah satu nya yaitu
PUTTY. Putty adalah aplikasi gratis dan sebuah aplikasi open source terminal
emulator yang dapat bertindak sebagai client untuk login SSH, Telnet, dan
Protocol TCP IP. Nama “Putty” tidak memiliki arti yang belum pasti, meskipun
kata “tty” adalah nama untuk sebuah terminal dalam sistem operasi unix. Aplikasi
putty awalnya ditulis untuk Microsoft Windows, tetapi telah berkembang ke berbagai
sistem operasi lain. Aplikasi putty gratis ini dibangun pada awal tahun 1999,
dan telah digunakan menjadi client SS-2 sejak Oktober 2000. Definisi sederhana
fungsi aplikasi putty adalah Anda menjalankan putty pada OS Windows, dan dapat
digunakan untuk menyambung ke (misalnya) Debian. Aplikasi putty membua Windows.
Lalu, apa saja yang diketik dalam Windows yang dikirim langsung ke Debian, dan
segala sesuatu respon dari Debian akan dikirim kembali ditampilkan di Windows
Anda. Sehingga Anda dapat bekerja pada mesin debian seolah Anda sedang berada
di Console Debian, sementara sebenarnya tidak.
Server merupakan komputer yang terpenting
dalam suatu jaringan, selain berfungsi untuk memonitoring lalu lintas jaringan
server juga memberikan layanan untuk client berupa sharing informasi, web dan
proxy server. Karena server merupakan bagian terpenting dalam suatu jaringan. Maka
dari itu server menggunakan sistem operasi khusus yang memiliki kelebihan
dibandingkan sistem operasi client agar dapat berfungsi sebagai mana mestinya. Macam-macam
sistem operasi untuk server diantaranya, Microsoft Windows, Novell Netware, Mac
OS, GNU Linux dan lainnya. Kali ini saya akan remote server linux Debian, namun
debian tersebut diinstal pada Virtual Box.
II.
ALAT
& BAHAN
1)
Sistem operasi Windows sebagai client.
2)
Aplikasi Putty.
3)
Debian 7 yang sudah terinstall pada
Virtual Box.
4)
Aplikasi Virtual Box ( bisa juga
VMWare).
III.
KESELAMATAN
KERJA
1)
Berdoa terlebih dahulu sebelum
melaksanakan praktek.
2)
Menuruti apa yang diperintahkan oleh
pembimbing.
3)
Memakai jas/baju lab ketika praktek.
4)
Tidak ribut saat praktek dilaksanakan.
5)
Melaksanakan praktek dengan sebaik
mungkin.
6)
Berdoa kembali setelah melaksanakan
praktek.
IV.
GAMBAR
& LANGKAH KERJA
1. Buka aplikasi Virtual Box yang sudah terinstall OS Debian.
1. Buka aplikasi Virtual Box yang sudah terinstall OS Debian.
2. Sebelum menjalankan, masuk ke “Setting”
terlebih dahulu.
3.
Tampilan Setting pada Virtual Box.
4.
Pada bagian Jaringan, Pilih Adapter 1
dan ceklis “Aktifkan Adaptor Jaringan”, kemudian pilih “Adaptor Hanya-host”
(atau Host-Only) pada petunjuk panah di tulisan “Terpasang pada”.
5.
Jika sudah terpilih “Adaptor Hanya-Host”
pastikan pada tulisan “Nama” tersambung dengan Adapter jaringan Virtual Box
seperti gambar. Kemudian OK.
6.
Pilih “Mulai” untuk menjalankan.
7. Tampilan awal login Debian basis Text.
8.
Kemudian login dengan user yang sudah
dibuat sebelumnya jangan lupa SU, seperti gambar.
9.
Masukkan perintah “pico
/etc/network/interfaces” kemudian ENTER untuk mensetting IP, karena akan
meremotenya dengan mode IP Static.
10.
Tampilan antarmuka jaringan pada Debian.
11.
Ubah tulisan seperti pada gambar, atau
bisa juga menggunakan IP lain sesuai keinginan. Jika sudah disetting Ipnya tekan
CTRL + X kemudian Y untuk menyimpan settingan. Kemudian ENTER
12.
Tampilan jika sudah di ENTER.
13.
Restart jaringan dengan mengetikkan
perintah “/etc/init.d/networking restart” kemudian ENTER.
14.
Tampilan restart jaringan jika berhasil.
15.
Untuk memastikan IP sudah berubah
ketikkan perintah “ifconfig” kemudian ENTER.
16.
Tampilan jaringan berhasil di setting.
17.
Pada Windows masuk START >>
Control Panel.
18.
Pilih “Network and Internet”.
19.
Pilih “Network and Sharing Center”.
20.
Pilih “Change adapter settings”.
21.
Pada adapter jaringan Virtual Box klik
kanan kemudian pilih “Properties”.
22.
Cari pilihan “Internet Protocol Version
4 (TCP/IPv4)” kemudian pilih “Properties” atau bisa juga langsung double klik.
23.
Masukkan IP client dan netmask harus
sama dengan server, kemudian OK.
24.
Pilih “Close”.
25. Ping pada CMD di Windows IP Server yang sudah dibuat tadi (199.189.70.1), jika gambar seperti ini maka OS Debian Server pada Virtual Box dengan OS Windows sebagai client sudah terhubung.
26.
Buka aplikasi Putty.
27.
Masukkan IP server pada “Host Name (or
IP address)” (199.189.70.1) kemudian pilih “Open”.
28.
Jika ada tampilan WARNING seperti pada
gambar pilih “Yes”.
29.
Tampilan berhasil meremote Server dengan
putty. Tampilannya saya rubah warnanya.
30.
Login sama seperti login ke server.
31.
Untuk check berhasil tidaknya check IP
server pada Putty, ketikkan “pico /etc/network/interfaces” Kemudian ENTER.
32.
Jika muncul seperti gambar maka remote
server berhasil. Selanjutnya tekan CTRL + X.
33.
Jika sudah coba matikan OS Server dengan
putty, tapi liat terlebih dahulu pada Virtual Box, sebelum dimatikan pastikan
dahulu tampilan Debian sedang berjalan.
34.
Selanjutnya ketikkan perintah mematikan
server pada putty dengan mengetikkan perintah “shutdown –h now” kemudian ENTER.
35.
Jika muncul seperti ini maka proses
mematikan server berhasil.
36.
Tampilan OS Debian pada Virtual Box yang
sudah mati. Remote selesai.
V.
KESIMPULAN
Remote
server adalah server yang Anda akses sebagai bagian dari proses client tanpa
membuat koneksi terpisah, berbeda ataupun langsung. Anda memanggil remote
prosedur sama dengan mengambil local prosedur. Kegunaan remote server yaitu
mengendalikan komputer pada ataupun server, restart dari jarak jauh, mematikan
dari jarak jauh dan masih banyak. Salah satu aplikasi untuk remote server yaitu
Putty.
VI.
REFERENSI
/ SUMBER DARI
- http://jimyardiansyah.blogspot.co.id/2015/11/pengertian-remote-server.html
- http://materikomputer123.blogspot.co.id/2015/11/remote-server.html
- http://uc1n-klik.blogspot.co.id/2011/08/remote-computer-server-putty.html





































Nilai 90,
BalasHapusIsi laporan bagus dan sesuai dengan soal praktik.
Tambahkan Topologi jaringan nya beserta IP Address nya.
update nilai 93,
BalasHapustambahkan juga tips pengamanan remote dengan ssh (ganti port, no remote root user).